Selamat Jalan Kelas 9, SMPN 6 Cilegon Lepas 268 Generasi Hebat

Minuts.online
By -



CILEGON, MINUTS ONLINE – Tangis haru pecah saat SMPN 6 Cilegon melepas 268 siswa kelas 9 Tahun Ajaran 2025/2026. Prosesi perpisahan digelar meriah, hasil kerja bareng paguyuban kelas 9, pihak sekolah, RT, lurah Tamansari, dan dukungan orang tua yang kompak dari awal sampai akhir. Acara berlangsung di halaman SMPN 6 Cilegon, Tamansari, Rabu, (10/06/2026).


Kepala Sekolah Yeni Rahmiani, M.Pd., membuka sambutannya dengan rasa bangga. "Tiga tahun bukan waktu singkat. Untuk anak-anak yang berprestasi, jaga terus semangatnya. Torehan hari ini jangan berhenti di sini. Bawa nama baik keluarga, orang tua, dan masyarakat ke SMA/SMK nanti. Kalau sukses, balik lagi ke sekolah ini dengan cerita baru yang lebih gemilang," tutur Yeni.


Prestasi siswa jadi sorotan utama. Yeni menyebut SMPN 6 tidak hanya kuat di akademik. "Adik-adik kita aktif di banyak lomba. Dari tingkat kecamatan, kota, sampai provinsi. Bukti terbarunya, tim tari kita raih juara 2 Festival Tari Banten. Itu artinya nama SMPN 6 sekaligus nama Kota Cilegon ikut terangkat," jelasnya.


Momen apresiasi jadi puncak acara. Sekolah memberi penghargaan ke 10 siswa terbaik akademik, 10 siswa berprestasi non-akademik, plus 1 siswa dengan skor TKA tertinggi. "Penghargaan ini untuk memacu adik-adik lain. Juara lari, juara hoki, juara menari, semua kami catat. Mudah-mudahan jadi bahan bakar buat terus berlatih dan berkarya," kata Yeni.


Kesuksesan acara tak lepas dari panitia. Yeni memuji kerja paguyuban kelas 9 yang all out. "Mereka luar biasa. Dari bikin konsep, urus logistik, sampai koordinasi dengan sekolah jalan terus. Ditambah support RT dan tokoh masyarakat, jadi energi besar buat kami. Kolaborasi inilah kuncinya," ucapnya.


Kapala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Dra. Hj. Heni Anita Susila, M.Pd., yang hadir langsung memberi pesan ke 268 lulusan. "Jaga almamater baik-baik ya nak. Prestasi di kelas penting, tapi sikap dan karakter di luar juga penting. Cilegon butuh anak muda yang pintar, berakhlak, dan bisa dibanggakan," ujarnya.


Heni juga menitipkan harapan khusus untuk SMPN 6. "Saya berharap sekolah ini terus jadi pelopor pendidikan karakter. Lahirkan siswa yang cerdas tapi juga disiplin dan peduli lingkungan. Prestasi juara 2 tari provinsi jangan jadi titik akhir. Jadikan itu pijakan untuk naik ke juara 1," harapnya.


Pesan ke guru dan murid pun disampaikan. "Untuk guru, terus kembangkan cara mengajar yang bikin anak nyaman berekspresi. Untuk siswa, jangan takut salah. Berani tampil seperti teman-teman yang tadi juara lari dan hoki. Biar sekolah berasa rumah kedua," pesan Heni.


Ketua Komite SMPN 6 Cilegon H Abdullah Syarif mewakili orang tua mengucapkan terima kasih. "Kami lihat sendiri perjuangan guru mendidik anak-anak kami. 268 siswa lulus 100%, itu hasil kerja bareng. Komite siap jadi garda depan mendukung program sekolah ke depan," katanya.


Menutup sambutan, H Abdullah Syarif berpesan ke penerima penghargaan. "Buat 10 anak akademik, 10 anak non-akademik, dan 1 anak TKA tertinggi, ini baru awal. Jadikan piala hari ini tangga untuk lompat lebih tinggi. Sukses di sekolah baru, lalu kembali lagi sebagai alumni yang bikin kami bangga," pungkasnya.


Acara ditutup penampilan seni siswa, termasuk tarian juara 2 tingkat provinsi. Turut hadir Camat Cilegon, wakil Bank BJB Cabang Cilegon, Lurah Tamansari, pengurus komite, RT, tokoh masyarakat, dan seluruh wali murid. (nita)